Tentang Blog

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Berawal dari perbincangan tak sengaja dengan seseorang yang sangat ana sayangi karena Allah, sangat ana cintai karena Allah serta sangat ana segani karena keluasan ilmu dan keluhuran budi pekerti meski jika dibandingkan dengan Rasulullah pastilah sangat jauh dipadankan, seseorang yang tak bisa ana sebutkan disini siapakah beliau, yang pasti beliau punya pengaruh yang besar dalam kehidupan ana beberapa tahun ini (dan insyaallah untuk selanjutnya), beliau pula yang pertama kali menjadi pengunjung di blog ana ini, padahal belum ada 1 postingan pun (masyaallah ana sangat mengaguminya, barakallahu fiyh), sehingga pada akhirnya menumbuhkan keinginan ana untuk membuat blog ini. Jujur ana katakan ini pertama kalinya ana membuat blog, jadi mohon maaf bagi pembaca jika banyak kekurangan yang ada.

Inilah ana, hanyalah seorang makhluk ciptaan Rabbnya yang penuh dengan kekurangan namun tak lupa Dia memberikan kelebihan sehingga dapat membantu saudara-saudari seimannya.

Inilah ana, yang hanya berusaha untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari yang semakin sempit banyaknya.

Inilah ana, dengan memohon ampun dan perlindungan dari syaithon (dari golongan jin dan manusia) terbuatlah blog “Pohon Kurma”.

Jika ditanya, mengapa diberi judul “Pohon Kurma”? maka hanya bisa menjawab berdasarkan apa yang ana tau saja. Pohon Kurma berfilosofi “Tinggi cita-citanya, kebal dari penyakit dan bila di lempari dengan batu maka dibalas dengan buah kurmanya”, berdasarkan filosofi inilah blog ini bertujuan untuk mengingatkan saudara-saudari ana (termasuk ana sendiri) agar slalu berusaha menjadi seperti pohon kurma.

Tinggi cita-citanya, inilah yang selalu menjadi penekanan terhadap setiap muslim untuk memiliki cita-cita yang tinggi dan dengan kata-kata ini pula mengingatkan bahwa ilmu (diin/agama) wajib untuk dituntut bahkan sampai ke liang lahat.

Kebal penyakit, kata-kata ini mengajarkan agar setiap muslim hendaknya selalu bersabar atas segala rintangan, ujian bahkan godaan yang datangnya baik dari golongan jin, manusia bahkan dengan yang telah ditetapkan Allah.

Bila dilempari dengan batu maka dibalas dengan buah kurmanya, kata-kata ini mengajarkan seberat apapun gangguan yang menimpa diri setiap muslim tidak dibalas dengan keburukan melainkan dengan kebaikan.

Filosofi di atas hanya menorehkan sebagian kecil dari sikap-sikap kemuliaan yang dapat mengantarkan pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan Rasulullah sudah menjadi teladan yang tiada tandingannya bagi diri seorang muslim di dunia ini.

Semoga blog ini benar-benar bisa menjadi manfaat bagi ummat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, baik ummat istijabah maupun ummat da’wah. Dan semoga kita selalu berusaha menjadi manusia yang lebih baik dari hari yang telah dilalui.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

-Ummu Shofiyyah-

 

2 Komentar (+add yours?)

  1. Jaka Lesmana Putra
    Feb 21, 2012 @ 23:04:41

    Sekarang saya sedang ngemil kurma sambil ngerjain tugas kuliah. jadi teringat ibu :’)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: